Hmm... Aku nonton jomblo pas premier, tanggal 9 kmaren. Ama Ei, mba Yanti, n Putri. Pas mau ke bioskop kebayang nya sih bakalan rame banget. Ternyata ga ngantri, Tapi dapet barisan L.. Haha.. tetep aja berati penuh yaaa.

Pas masuk studio 6, yang aku arepin sih aku bakalan disajiin berbagai kelucuan kaya pas nonton film nya Junot kmaren. Jomblo-nya Aditya gitu loh.. Secara umum sih aku dah tau ceritanya. Cuman pengen tau aja penyajian secara visual nya jadi kaya gimana.
Jomblo itu nyeritain tentang 4 orang cowok jomblo, Agus (Ringgo Agus Rahman), Doni (Christian Sugiyono), Bimo (Denis, denis apa ya namanya haha), n Olip (Rizky Hanggono) yang kuliah di UNB. Secara umum Jomblo tuh nyeritain pengalaman cinta ke-4 cowok tersebut.
Yang pertama Agus, dia peran utamanya kali ya. Agus ini setelah sekian lama Jomblo ahirnya punya cewek yaitu Rita. Awalnya ia merasa Rita adalah jawaban atas semua doa2 nya, tapi lama kelamaan dia bosan dengan Rita dan berselingkuh dengan Lani (Nadia Saphira).
Sementara Olip terus memendam cinta selama 3 tahun pada Asri (VJ Rianti) tanpa berani berkenalan sekalipun.
Bimo yang kecanduan ganja punya masalah sendiri. Ia jatuh cinta pada Febi yang hanya ia kenal lewat telepon saja. Dan saat mereka akhirnya bertemu, Febi langsung pura2 tidak mengenali Bimo.

Doni yang paling tampan di antara mereka (Christian gitu lohhh) adalah playboy yang hanya suka berhubungan fisik dengan berbagai jenis wanita. Tapi Doni malah jatuh cinta n jadian dgn Asri yang ditaksir Olip selama 3 tahun tadi.
Berbagai kelucuan (seharusnya) ditampilkan lewat akting mereka ber-4. Sayangnya yang aktingnya cukup natural justru para pendatang baru, yaitu pemeran agus dan neng. Nadia Saphira (Lani) berakting cukup bagus. Sementara Denis yang seharusnya paling kocak justru aktingnya berlebihan. Bahkan logat Jawa nya sangat terdengar dipaksakan. Rizky Hanggono seperti biasa terlalu dingin dalam berperan (Ingat akting nya di film Ungu Violet???). Adegan saat ia (akhirnya) berkenalan dengan ASri yang seharusnya kocak justru jadi sangat dingin dan dengan mudah terlupakan bahwa ada scene tersebut. Yang terakhir Christian Sugiono. Duh susah komen nya.. abis dia cakep hehe. Well... he's just pria tampan yang sangat kaku dalam berakting. Padahal namanya disebut paling atas di poster2 film nya huhu...
Scene dengan menyatukan potongan2 gambar jadi animasi komikal cukup menarik dan membuat film ini sedikit 'beda'. Nice try Hanung Bramantyo.. Moga2 film2 Indonesia selanjutnya bisa lebih baik lagi. Terutama untuk film2 yang menginterpretasikan sebuah novel seperti Jomblo.